Antisipasi Kebakaran Hutan dan Lahan, BBKSDA Jabar Kembali Bentuk Posko Siaga Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan

Sudah bukan menjadi rahasia umum lagi, bahwa dampak dari setiap musim kemarau adalah peluang terjadinya kebakaran hutan dan lahan akan meningkat, sehingga Balai Besar KSDA Jawa Barat memandang perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan kebakaran hutan dan lahan yang akan timbul.

Memasuki musim kemarau di tahun 2018 ini, maka dalam rangka mengantisipasi terjadinya kebakaran hutan dan lahan, Balai Besar KSDA Jawa Barat terhitung mulai bulan Mei 2018 kembali membentuk Posko Siaga Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan lingkup wilayah kerja Balai Besar KSDA Jawa Barat.

Pembentukan posko ini dilakukan agar arus informasi mengenai terjadinya kebakaran hutan dan lahan dapat diterima dengan cepat, sehingga dapat dikendalikan sedini mungkin. Kesiapsiagaan posko ini, bukan saja dari aspek sarana dan prasarana yang disiapsiagakan, akan tetapi kesiapsiagaan personil dan perencanaan pengendalian serta penanggulangannya juga telah disiapkan.

Pembentukan Posko ditetapkan melalui Keputusan Kepala Balai Besar KSDA Jawa Barat dengan membentuk 10 posko pengendalian di seluruh wilayah kerja. Balai Besar KSDA Jawa Barat yang dibentuk berdasarkan tingkat kerawanan kebakaran hutan dan lahan yang sering terjadi. Lima Posko di bentuk dari mulai tingkat kantor Balai Besar KSDA sampai dengan Seksi Konservasi Wilayah, sedangkan 5 (lima) Posko lagi diprioritaskan pada 5 Resor Konservasi Wilayah (RKW) yang sangat rawan terjadi kebakaran yaitu RKW Cikepuh dan Cibanteng, RKW Kareumbi Barat, RKW Kareumbi Timur, RKW Kawah Kamojang dan RKW Leuweung Sancang dengan cara memaksimalkan koordinasi dengan instansi terkait dan melakukan pemantauan terhadap hotspot.

Penjagaan posko dilakukan setiap hari, tidak terkecuali pada hari libur kerja yaitu Sabtu dan Minggu, sehingga arus informasi jika terjadi kebakaran hutan dan lahan tetap termonitor dan terkendali.

Struktur posko, perangkat dan peralatan yang tersedia saat ini, menunjukan kesiapsiagaan BBKSDA Jawa Barat dalam menanggulangi kebakaran hutan dan lahan tahun 2018. –vl-