Balai Besar KSDA Jawa Barat Adakan Inhouse Training SMART-RBM

Senin, 7 Mei 2018, Peningkatan kapasitas Sumber Daya Manusia merupakan suatu keharusan bagi suatu lembaga pemerintah guna meningkatkan kualitas hasil kerja dalam rangka pencapaian tujuan dari lembaga pemerintah tersebut. Resor Konservasi Wilayah (RKW) adalah struktur organisasi terkecil dari pengelolaan suatu kawasan konservasi sehingga kedudukan RKW ini sangat strategis sebagai ujung tombak pengelolaan kawasan konservasi.
Dalam upaya meningkatkan manajemen di tingkat RKW, Direktorat Jenderal KSDAE telah membangun sebuah aplikasi yang dinamakan dengan Spatial Monitoring and Reporting Tools – Resort Based Management (SMART- RBM) yang merupakan sebuah sistem patroli yang dilakukan secara sistematis mulai dari tahapan perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi sehingga patrol dapat efektif, tepat sasaran dan terukur yang hasilnya mampu menjadi dasar obyektif bagi pengambilan keputusan di level kebijakan strategis. SMART – RBM ini dapat dikerjakan dengan menggunakan baik GPS maupun smartphone (didukung aplikasi).
Mempertimbangkan hal tersebut, Balai Besar KSDA memandang penting SMART – RBM ini untuk segera diterapkan agar setiap langkah kerja personil Resort BBKSDA Jabar terukur dan menghasilkan (informasi) multimanfaat, maka pada hari Senin, 7 Mei 2018, bertempat di Hotel Puri Khatulistiwa-Jatinangor Sumedang, sekitar 80 orang yang terdiri dari Kepala RKW dan administrator SMART-RBM di tingkat kantor Balai Besar KSDA Jawa Barat, Bidang KSDA Wilayah dan Seksi Konservasi Wilayah serta 2 orang perwakilan dari Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Barat dan Perum Perhutani Div. Reg. Jabar dan Banten telah mengikuti Inhouse Training SMART-RBM.
Kegiatan ini dibuka oleh Kepala Balai Besar KSDA Jawa Barat, Ir. Sustyo Iriyono, MSi., dalam arahannya Sustyo Iriyono mengatakan bahwa “Sekarang ini para kepala RKW harus mampu mengikuti perkembangan teknologi informasi dan harus mampu menyesuaikan dengan kebijakan yang telah ditetapkan oleh pimpinan Ditjen KSDAE, yaitu antara lain dengan aplikasi SMART-RBM ini, sehingga dengan aplikasi ini, hasil kerja dari setiap RKW akan benar-benar termonitor setiap harinya, tidak ada lagi laporan yang asal-asalan, apalagi kita telah melengkapi setiap RKW dengan peralatan kerja yang cukup memadai”, pungkasnya.
Pada kesempatan ini juga, secara simbolis telah diserahkan peralatan untuk menunjang kerja dari setiap RKW, yaitu setiap RKW mendapatkan masing-masing satu unit laptop, kamera digital dan printer oleh Kepala Balai Besar KSDA Jawa Barat kepada perwakilan Kepala RKW yang diwakili oleh Kepala RKW CA. Gunung Simpang dan CA. Bojong Larang Jayanti, Sdr. Odang.
Materi yang disampaikan dalam kegiatan Inhouse Training SMART-RBM ini yaitu pengenalan aplikasi SMART-RBM yang disampaikan oleh narasumber dari Direktorat Kawasan Konservasi, guna meningkatkan pemahaman akan aplikasi tersebut, maka para kepala RKW langsung melakukan praktek penggunaan aplikasi SMART-RBM yang dipandu oleh tim Pokja RBM.