Dua Satwa Musuh Bebuyutan Diserahkan Masyarakat

Tadi siang, Selasa, 13 Februari 2018, dari provinsi paling barat pulau Jawa, tepatnya di kota Serang Banten, melalui Call Center Seksi Konservasi Wilayah I Serang Bidang KSDA Wilayah I Bogor BBKSDA Jawa Barat telah mendapat laporan dari masyarakat bernama SUWANTO (60 th) pekerjaan Pensiunan BRIMOB yang beralamat di Kampung Pantogan Rt 01/Rw 06 Taktakan – Serang, yang berkeinginan tuk menyerahkan secara sukarela 2 ekor satwa yg tidak dilindungi Undang-Undang berupa 1 ekor ular sanca kembang (phyton reticulatus), umur 6 th/jenis kelamin betina, dan 1 ekor musang pandan (paradoxurus hermaphroditus), umur 3 th /jenis kelamin jantan. Selanjutnya Kepala SKW I Serang, sdr. Andri Ginson, SH. Bersama-sama dengan Tim Gugus Tugas Evakuasi dan Penyelamatan TSL SKW I Serang langsung melakukan evakuasi terhadap kedua satwa tersebut. Proses evakuasi tersebut pun diliput oleh beberapa media cetak/elektronik.

Saat ini, kedua satwa tersebut dirawat sementara di kantor SKW I Serang untuk diobservasi dan  mendapatkan perawatan lebih lanjut dari dokter hewan yg berkompeten, sebelum dilepasliarkan.

Kedua satwa tersebut memang tidak termasuk ke dalam jenis yang dilindungi Undang-undang, namun dengan kesadaran yang tinggi dari masyatakat tersebut, kedua satwa yang di alam “saling bermusuhan” itu diserahkan kepada pemerintah, dalam hal ini Balai Besar KSDA Jawa Barat penyerahan satwa tersebut menunjukkan indikasi bahwa kesadaran masyarakat akan pelestarian satwa liar semakin meningkat, hal ini semoga menjadi angin segar akan semakin meningkatnya kesadaran masyarakat tentang konservasi tumbuhan dan satwa liar.