Hampir Setengah Ton Sampah Gunung Guntur Dikumpulkan Oleh “Para Pengejar MDPL”

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, bahwa kemarin hari Sabtu-Minggu tanggal 17 – 18 Februari 2018 telah dilakukan kegiatan Operasi Bersih (Opsih) Gunung Guntur Jilid III, dengan tema “Mengubah Paradigma Para Pengejar MDPL”, yang dilaksanakan oleh Seksi Konservasi Wilayah V Garut Bidang KSDA Wilayah III Ciamis BBKSDA Jawa Barat bersama-sama dengan “Volunteer Gunung Guntur Garut”

Para Pengejar MDPL”  yang berpartisipasi dalam kegiatan ini sebanyak 377 orang dengan kategori 319 orang dari kalangan komunitas dan 58 orang dari kalangan perorangan (non komunitas) dengan volume sampah yang berhasil dikumpulkan seberat 464,453 kg yang terdiri dari material sampah berupa : botol minuman/kaca, botol kemasan air minum/plastik , kantung plastik, bungkus mie instan, puntung rokok, bungkus permen dan sampah an-organik lainnya; setelah dipilah untuk memisahkan sampah yang bisa didaur ulang, akhirnya sampah yang tidak bisa didaur ulang dibuang ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Pasir Bajing di Kec. Banyuresmi, Garut.

Sampah tersebut diklasifikasikan dalam bentuk botol air minum (10%), limbah padat bekas botol minuman berbahan beling/kaca (15%), plastik PE/poly ethylene (30%), plastik keras (7%), limbah pakaian (7%), karet keras (7%), kaleng (5%), stereofoam (3%), kemasan (5%), tisu (3%), kertas (3%), puntung rokok (5%).

Sebagai pengobat lelah dari para “Para Pengejar MDPL” yang terlibat dalam kegiatan ini, telah diberikan hadiah hiburan berdasarkan kriteria:

  1. Sampah teringan untuk 3 peserta dengan hadiah body pack, kaos, dan topi rimba diberikan kepada MAPAG (0,275 kg), PLK (0,270 kg), dan Aceng Rahmat (0,260 kg).
  2. Sampah terberat untuk 3 peserta dengan hadiah day liter, kaos, dan topi rimba diberikan kepada Rifqi Islami (15,34 kg), Kevin Yuhana (15 kg), dan Muhammad Alda (13,9 kg).
  3. Sampah tercepat untuk 3 peserta dengan hadiah body pack, kaos, dan topi rimba diberikan kepada Sidiq Permana (9 jam 30 menit; 7,525 kg), Riski Ahmad Riyadi (9 jam 30 menit; 4,075 kg) dan Fathi Suhail (10 jam 58 menit; 5,145 kg).
  4. Kelompok terbaik untuk 3 peserta dengan hadiah body pack, kaos, dan topi rimba diberikan kepada Kelompok Pencapir, KMPA UNIGA, dam Pejuang Kasbon.

Ternyata panitia Opsih Gunung Guntur Jilid III, masih membuat rangkaian acara untuk memeriahkan kegiatan tersebut, yaitu “lomba foto dan video” dengan tema “pesan terbaik”, yang berlangsung sampai dengan tanggal 25 Februari 2018 dan akan diumumkan pemenangnya pada tanggal 27 Februari 2018.

Dalam penutupan acara telah disampaikan pesan oleh pihak Balai Besar KSDA Jawa Barat yang diwakili oleh Kepala Seksi Konservasi Wilayah V Garut, Koramil Tarogong Kaler dan Polsek Tarogong Kaler kepada para peserta mengenai pentingnya menjaga kelestarian lingkungan alam dengan tidak membuang sampah di sembarang tempat, khususnya di gunung, keselamatan dan kenyamanan selama dalam pendakian hendaknya menjadi prioritas utama bagi para pendaki, dan lain-lain.