Para Pihak Siap Lestarikan Kawasan Ekosistem Esensial di Kabupaten Pangandaran

Pangandaran, 25 Juni 2019

Pada tanggal 25 Juni 2019, Balai Besar KSDA Jawa Barat menyelenggarakan Rapat Pengelolaan Kawasan Ekosisem Esensial (KEE) di Kabupaten Pangandaran. Kegiatan yang dilaksanakan di Hotel Sandaan Pangandaran ini, selain dihadiri oleh Balai Besar KSDA Jawa Barat, juga dihadiri oleh unsur dari Direktorat Bina Pengelolaan Ekosistem Esensial, Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Barat, Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kab. Pangandaran, Bappeda Provinsi Jawa Barat, Bappeda Kab. Pangandaran, Disparbud Kab. Pangandaran, Dinas DKPKP Kab. Pangandaran, Desa Kertayasa, Desa Babakan,  Desa Ciliang, Desa Kedungwuluh Padaherang, tokoh masyarakat setempat, Ormas Manggala Garuda Putih DPC Pangandaran, dan Pemuda Pancasila DPC Pangandaran.

Acara yang secara resmi dibuka oleh Kepala Balai Besar KSDA Jawa Barat, Ir. Ammy Nurwati, MM, diisi juga dengan arahan dari Direktorat Bina Pengelolaan Ekosistem Esensial. Tidak ketinggalan pula para narasumber dari  Balai Besar KSDA Jawa Barat, Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Barat, dan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kab. Pangandaran memberikan paparan yang berkaitan dengan Pengelolaan KEE di Kab. Pangandaran.

Hal yang mengemuka pada rapat tersebut adalah bahwa dokumen identifikasi KEE (Karst Cukang Taneuh, Pendaratan Penyu Pantai Batu Hiu, dan Mangrove Bulak Setra) yang telah disusun sebelumnya oleh Pemerintah Kab. Ciamis tahun 2013, akan direview sesuai perkembangan Kab. Pangandaran untuk kemudian ditetapkan sebagai KEE.

Kab. Pangandaran, selanjutnya akan mengusulkan pembentuan Forum Pengelola KEE di Kab. Pangandaran kepada Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Barat. Di samping itu, Kab. Pangandaran juga akan mengusulkan rencana pembentukan 3 KEE yang pernah diidentifikasi oleh Pemerintah Kab. Ciamis dan 2 KEE yang saat ini dalam proses penilaian oleh Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Barat.

Pada kesempatan tersebut, seluruh pihak yang hadir mewakili instansi dan masyarakat setempat menyatakan siap berkolaborasi dalam pengelolaan KEE di Kab. Pangandaran sehingga nilai keanekaragaman hayati yang terdapat di KEE tersebut dapat senantiasa dilestarikan dengan tetap memperhatikan nilai ekologis, sosial, ekonomi, dan budaya.