Pasca Tsunami di Selat Sunda, BBKSDA Jawa Barat Evakuasi 72 Jiwa dan 13 Ekor Penyu

Pasca Tsunami yang terjadi di sepanjang garis pantai Anyer dan Carita Kabupaten Pandeglang tanggal 24 Desember 2018 lalu, bukan saja hanya berdampak pada sejumlah hotel dan kendaraan yang ada di sekitanya.  Peristiwa gelombang pasang yang naik kedaratan sekitar pukul 21.15 wib tersebut juga meyebabkan sebagian satwa yang dilindungi seperti Penyu yang ada di lautan naik ke daratan.

Sontak saja ini menjadi perhatian khusus bagi petugas Balai Besar KSDA Jawa Barat, 5 orang petugas resort Merak dan resort Pulau Sangiang serta Volunteer dikerahkan untuk melakukan penyelamatan. Sebanyak 13 ekor Penyu Sisik berhasil diselamatkan dan dilepasliarkan kembali di sekitar pantai Tanjung Lesung.

Sebelum melakukan penyelamatan Penyu, tim gabungan yang terdiri dari petugas Resot Sangiang dan Petugas Polairud telah melakukan penyelamatan terhadap 72 jiwa yang berada di sekitar Taman Wisata Pulau Sangiang. Dari jumlah tersebut 69 jiwa dinyatakan selamat, 3 orang meninggal dunia dan 1 orang sampai saat ini belum ditemukan. Dari korban yang selamat 6 jiwa mengalami luka ringan hingga berat.

Korban yang selamat tersebut sebanyak 34 orang ditempatkan di posko pengungsian Dermaga Green Garden dan sebanyak 29 orang ditempatkan di posko pengungsian di Dermaga Indah Kiat Merak. Dengan tim yang sama Ir. Memen Suparman selaku Plt. Kepala Bidang KSDA Wilayah I berangkat untuk mengirimkan bantuan logistik untuk masyarakat yang tinggal di Pulau Sangiang. Sebagai antisipasi bagi masyarakat Memen Suparman telah membuat pengumuman bahwa aktivitas Wisata di Pulau Sangiang di Tutup untuk sementara.