Penyerahan Kucing Hutan (Felis bengalensis) di awal Tahun 2018

Pada awal bulan Desember 2017, seorang mahasiswi bernama Seli Ceria Tandia, warga kecamatan Cimahi Selatan Kabupaten Bandung Barat mendapatkan 2 (dua) ekor satwa liar yang Dilindungi Undang-undang jenis Kucing Hutan (Felis bengalensis) dari seseorang, dimana menurut pengakuan yang bersangkutan tidak dikenalnya.

Selanjutnya, dengan penuh kasih sayang kedua satwa tersebut dirawat, sambil mencari tahu lembaga/instansi pemerintah yang berwenang menangani jenis satwa liar. Akhirnya, setelah memperoleh informasi keberadaan Balai Besar KSDA Jawa Barat, maka pada hari Senin tanggal 15 Januari 2018, kedua satwa tersebut diserahkan kepada petugas Tim Gugus Tugas Evakuasi dan Penyelamatan TSL Balai Besar KSDA Jawa Barat.

Untuk memberikan perlakuan yang lebih layak terhadap kedua satwa tersebut dengan memperhatikan kaidah animal welfare, maka sehari kemudian, yaitu pada hari Selasa, tanggal 16 Januari 2018, kedua Kucing Hutan tersebut di titip rawatkan di Kebun Binatang Bandung.

Berdasarkan observasi dokter hewan dan kurator Kebun Binatang Bandung, kedua Kucing tersebut belum dapat diidentifikasi jenis kelaminnya di karenakan kucing tesebut masih agresif, kondisi kesehatan kucing tersebut terlihat sehat tetapi ada satu kucing yang terdapat lesi di mata sebelah kirinya. Akhirnya, saat ini kedua Kucing hutan tersebut dirawat secara khusus di ruang nursery Kebun Binatang Bandung.

Penyerahan tersebut, menunjukkan bahwa kepedulian masyarakat terhadap kehidupan satwa liar sudah semakin meningkat, semoga ini menjadi angin segar, untuk keberlangsungan kegiatan perlindungan dan pelestarian satwa liar.