SEJARAH

Sejarah Terbentuknya Balai Besar KSDA Jawa Barat

Balai Besar KSDA Jawa Barat adalah salah satu Unit Pelaksana Teknis Direktorat Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (UPT Ditjen KSDAE) Tipe A dengan tingkatan eselon II-B, yang merupakan hasil penggabungan antara :

  1. Balai KSDA Jawa Barat I, merupakan UPT Ditjen PHKA Tipe A dengan eselonisasi III-A yang berkedudukan di Bandung. Adapun wilayah kerja meliputi : Kab./Kota : Serang, Pandeglang, Lebak, Cilegon, Depok, Bogor, Sukabumi, Cianjur, Bandung, Cimahi, Purwakarta, Subang, dan Karawang. , dengan
  2. Balai KSDA Jawa Barat II, merupakan UPT Ditjen PHKA Tipe B eselonisasi III-A yang berkedudukan di Ciamis. Adapun wilayah kerja meliputi : Kab./Kota : Sumedang, Garut, Tasikmalaya, Banjar, Ciamis, Kuningan, Cirebon, Majalengka, dan Indramayu.

Penggabungan tersebut berkonsekuensi terhadap penggabungan wilayah kerja, sehingga menjadi keseluruhan wilayah administrasi Provinsi Jawa Barat dan Provinsi Banten.

Penggabungan tersebut berdasarkan Peraturan Menteri Kehutanan Nomor : P. 02/Menhut-II/2007 tanggal 1 Februari 2007 tentang Organisasi dan Tata Kerja Unit Pelaksana Teknis Konservasi Sumber Daya Alam. (klik disini)