Reptil Berukuran Raksasa Berhasil Dievakuasi Petugas BBKSDA Jabar

Tepatnya, hari Sabtu tanggal 2 September 2017 di sebuah villa yang berada di Jalan Waringinkurung, Kec. Kramatwatu, Kab. Serang, Banten; 2 (dua) ekor reptil berukuran besar yaitu Buaya muara (crocodylus porosus) berhasil dievakuasi oleh petugas Resort Konservasi Wilayah III Merak – Seksi Konservasi Wilayah I Serang, Bidang KSDA Wilayah I Bogor BBKSDA Jabar.

Kejadian ini bermula dari informasi masyarakat tentang keberadaan kedua reptil besar tersebut, selanjutnya ditindaklanjuti oleh petugas BBKSDA Jabar dengan melakukan pengumpulan bahan keterangan. Berdasarkan informasi yang diperoleh dari penjaga villa, bahwa pemiliki kedua satwa tersebut tinggal di komplek Pondok Cilegon Indah, Kota Cilegon.

Setelah bernegosiasi dan melakukan pendekatan secara persuasif akhirnya pemilik satwa bersedia menyerahkan secara sukarela kedua Buaya muara tersebut kepada Negara melalui Seksi Konservasi Wilayah I Serang, dan diketahui bahwa pemilik satwa berinisial DRB (umur 54 tahun).

Berdasarkan hasil identifikasi dan pengukuran diperoleh data; Buaya muara kesatu berjenis kelamin betina dengan panjang 266 cm dan berat 210 kg, perkiraan umur 15 tahun, sedangkan Buaya muara kedua berukuran “WOW” lebih besar yaitu berjenis kelamin jantan dengan panjang 410 cm dan berat 780 kg sedangkan umur diperkirakan 25 tahun. Pemilik tidak mengetahui persis kapan dan darimana kedua buaya itu diperoleh, karena yang bersangkutan memelihara buaya tersebut merupakan warisan dari orang tuanya yang telah meninggal.

Petugas, dengan disaksikan oleh pemelihara dan dibantu oleh masyarakat setempat serta pegawai PT. Muruy berhasil mengevakuasi satwa tersebut. Dibutuhkan tidak kurang dari 5 (lima) orang untuk dapat menaklukan binatang melata raksasa tersebut dan mengevakuasinya. Selanjutnya, kedua satwa tersebut dititiprawatkan di PT. Muruy yang beralamat di Kampung Muruy – Kab. Pandeglang yang merupakan salah satu penangkar reptil binaan BBKSDA Jabar. Penyerahan dan titip rawat tersebut tidak lupa diliput dalam dokumen Berita Acara.

Demikian, seperti dilaporkan oleh Kepala Resort Konservasi Wilayah III Merak – Seksi Konservasi Wilayah I Serang, sdr. Tuwuh Rahadianto Laban.