Tim BBKSDA Jawa Barat Sambangi Mini Zoo Cilodong

Depok, 13 Juni 2019

Masyarakat dihebohkan dengan berita viral di media sosial tentang kondisi kandang satwa di mini zoo Cilodong, Depok yang kotor dan banyak sampah. Berdasarkan foto-foto yang diunggah seorang netizen pada Minggu (9/6/2019), mini zoo yang berada di kawasan Kostrad Divif I Cilodong C Depok, tepatnya di lingkungan kolam renang Tirta Gupti tersebut, banyak sampah jenis plastik dan botol minuman di kandang monyet hingga kolam buaya.

Menindaklanjuti informasi tersebut, pada tanggal 12 Juni 2019 Balai Besar KSDA Jawa Barat melalui Bidang KSDA Wil. I Bogor/Seksi Konservasi Wilayah II Bogor menurunkan Tim didampingi oleh Direktorat Konservasi Keanekaragaman Hayati  untuk melakukan pengecekan secara langsung terhadap lokasi dimaksud.

Pada saat tim turun ke lokasi, kondisi kandang terlihat sudah bersih, tidak ada lagi sampah yang berserakan. Pihak pengelola nampaknya sudah berbenah setelah berita viral di media sosial mengemuka.

Tidak hanya mengecek kondisi kandang, Tim juga melakukan pengecekan terhadap satwa yang dipelihara di lokasi ini. Hasilnya, pengelola memelihara sebanyak 2 ekor kasuari glambir tunggal (Casuarius unappendicutalus), 1 ekor buaya muara (Crocodilus porosus), 1 ekor saca bodo (Python bivittatus),  1 ekor beruk (Macaca nemestrina), 3 ekor monyet ekor panjang (Macaca fascicularis), dan 25 ekor rusa totol (Axis axis).

Pada saat pengecekan tersebut Tim juga melakukan sosialisasi tentang peraturan yang berkaitan dengan pengawetan dan pemanfaatan jenis satwa dilindungi dan tidak dilindungi, termasuk tata cara penyerahan satwa secara sukarela serta mekanisme perolehan izin lembaga konservasi/penangkaran.

Pihak Kostrad Divif I Kostrad Cilodong C Depok mempunyai inisiatif baik dan menyerahkan secara sukarela 1 ekor buaya dan 3 ekor monyet ekor panjang. Sementara untuk satwa lainnya, yaitu kasuari dan ular sanca bodo masih menunggu arahan dari pimpinan  paling lambat tanggal 12 Juli 2019.